Selasa, 14 Februari 2012

Lapan: Partikel Badai Matahari Capai Bumi


Lapan: Partikel Badai Matahari Capai Bumi

Antara – Rab, 25 Jan 2012

Jakarta (ANTARA) - Partikel energetik dari ledakan "flare" badai matahari pertama di tahun 2012 yang tergolong cukup kuat berskala M8-9 yang terjadi pada 23 Januari pukul 10.59 WIB, telah mencapai bumi pada Selasa 24 Januari malam waktu Indonesia.
"Dampaknya terhadap operasional satelit terasa hingga Rabu ini. Flare yang cukup kuat ini adalah pertama kali sejak Mei 2005 atau sejak tujuh tahun lalu," kata Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Prof Dr Thomas Djaludin di Jakarta, Rabu.
Flare ini, menurut Profesor Riset Astronomi-Astrofisika itu, juga diikuti oleh "CME" (Coronal Mass Ejection), lontaran massa dari korona matahari, terutama proton dengan kecepatan tinggi, yakni sampai 1.400 km/detik atau kira-kira menjangkau jarak sepanjang Pulau Jawa hanya dalam waktu satu detik.
CME terdeteksi wahana pemantau matahari SOHO pada posisi antara bumi-matahari berjarak 1.500.000 km dari bumi (sekitar 4 kali jarak bumi-bulan), ujarnya.
Partikel bermuatan dari matahari itu tampak seperti hujan salju, yang berarti mengarah ke arah bumi dan disebut CME halo, karena tampak seperti melingkupi seluruh piringan matahari.
Badai matahari yang cukup kuat seperti ini berpotensi menggangu operasional satelit, seperti satelit komunikasi, paparnya.
Kalau itu terjadi dan tidak dapat diatasi oleh operator satelitnya, kemungkinan terjadi gangguan pada penggunaan telepon selular, siaran TV, komunikasi data perbankan, dan pengguna lainnya.
"Tetapi biasanya para operator satelit sudah mengantisipasinya," katanya.
Dampak lainnya adalah gangguan pada ionosfer yang akan mengganggu komunikasi radio HF/gelombang pendek yang biasa digunakan oleh komunikasi jarak jauh, termasuk oleh siaran radio luar negeri seperti BBC, VOA, atau ABC.
"Navigasi berbasis satelit seperti GPS juga kemungkinan terganggu akurasinya, jadi jangan terlalu percaya pada posisi yang ditunjukkan GPS (frekuensi tunggal)," ucapnya.
Dikatakan Djamal, ledakan badai matahari kelas M sebenarnya tergolong kelas menengah, tetapi karena mendekati kelas ekstrem (kelas X), maka dampaknya akan cukup kuat kalau mengarah ke bumi.
"Setelah hari ini, masih ada potensi badai yang lebih kuat lagi dalam tahun ini, karena sekarang ini memang sedang pada fase matahari aktif," tuturnya.


Kura-kura Punah Ditemukan Kembali di Galapagos


Kura-kura Punah Ditemukan Kembali di Galapagos

Republika – Sel, 10 Jan 2012

REPUBLIKA.CO.ID, GALAPAGOS - Puluhan kura-kura raksasa yang diyakini dari spesies yang telah punah 150 tahun lalu ditemukan kembali di lokasi terpencil wilayah Kepulauan Galapagos. Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal Current Biology.
Dalam jurnal itu menunjukkan setidaknya ada 38 ekor kura-kura dari kelas Elephantopus Chelonoidis yang tinggal di lereng gunung berapi sekitar 200 mil utara pulau Isabela. Keberadaan kura-kura ini jauh dari wilayah endemiknya sebelum dinyatakan punah akibat diburu oleh pencari paus di pulau Floreana.
"Ini bukan hanya untuk keperluan akademis," kata peneliti senior bidang ekologi dan evolusi biologi dari Yale University, Gisella Caccone, yang dilansir dalam salah satu website ilmu pengetahuan, Selasa (10/1).
Sebuah tim peneliti Yale mengunjungi Gunung Wolf di ujung utara Pulau Isabela pada 2008. Mereka mengambil sampel darah dari 1.600 kura-kura darat. Mereka kemudian membandingkan sampel dengan database genetik dan spesies kura-kura yang sebelumnya diyakini telah punah.
Hasil analisis itu mendeteksi tanda genetik Elephantopus C. pada 84 kura-kura Volcano Wolf. Artinya, jenis indukan mereka adalah anggota kelas spesies yang telah punah. Dalam 30 pembiakkan telah terjadi dalam 15 tahun terakhir.
Dengan perkiraan umur kura-kura bisa melebihi 100 tahun, ada kemungkinan jenis kura-kura ini masih ada yang hidup dan berkembang biak di alam liar. "Ini adalah laporan pertama dari penemuan kembali spesies dengan cara melacak jejak genetik dalam genom keturunan yang telah disilangkan," ujar peneliti Yale University, Ryan Garrick.


Facebook: Media Nyaman Berburu Pasangan dan Selingkuh


Facebook: Media Nyaman Berburu Pasangan dan Selingkuh

TRIBUNnews.com – Jum, 2 Sep 2011 

TRIBUNNEWS.COM - Jejaring sosial Facebook kian menunjukkan adanya perubahan sikap sosial masyarakat dalam berinteraksi terhadap sesama. Lewat Facebook, sejumlah aktivitas sosial, termasuk mencari pasangan, kini jadi tren yang unik.

Keistimewaan Facebook dalam memudahkan sosialiasi, menampilkan foto, hingga menyajikan berbagai informasi tentang diri membuat jejaring sosial ini dicintai oleh orang-orang yang ingin eksis dan suka tampil narsis.
Berbagai kelebihan Facebook (FB) itu ternyata membawa konsekuensi pada cara orang menarik perhatian lawan jenisnya. Malahan, karena tidak perlu bertatap muka secara langsung, FB kini menjadi tempat yang nyaman untuk saling menarik perhatian lawan jenis.
Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh majalah pria Mens Health di Amerika, terungkap fakta-fakta mengejutkan seputar pengaruh jejaring sosial itu pada pola hubungan. Survei dilakukan terhadap 1.377 pria dan 1.540 wanita.
Sekitar 70 persen responden menjawab, mereka memakai Facebook untuk menggoda orang lain. Akibatnya, sebanyak 59 persen pengguna Facebook, mayoritas wanita, mengakui mereka merasa cemburu dengan interaksi pasangannya di Facebook, terutama interaksi dengan lawan jenis.
Dalam survei itu juga terungkap beberapa modus terjadinya perselingkuhan, seperti diawali saling mengirim komentar pada foto atau status, kemudian berlanjut dengan mengobrol (chatting), membuat janji pertemuan, dan sebagainya.
Mungkin karena ingin menggaet pasangan, sekitar 24 persen responden menjawab mereka tidak menyatakan dengan jujur status hubungan mereka. Kebanyakan menjawab masih lajang (single). Bahkan, sebanyak 27 persen tidak menyebutkan status hubungan mereka.
Dikutip dari Mens Health, sekitar 29 persen responden mengakui foto yang mereka tunjukkan atau ungkapan pikiran di dinding (wall) laman FB mereka memicu pertengkaran dengan pasangannya. Oleh karena itu, 11 persen responden menjawab mereka membuat batasan khusus sehingga pasangan mereka tidak bisa melihat berbagai aktivitas yang dilakukan (menulis status, komentar, atau mengunggah foto).
Bila pada awalnya FB ditujukan untuk mempertemukan penggunanya dengan teman-teman lama atau teman yang pernah dikenal secara fisik, kini FB lebih banyak dipakai untuk mencari kenalan. Sekitar 23 persen responden menyatakan mereka mengirimkan permintaan pertemanan pada orang-orang yang mereka anggap menarik.
Upaya menarik minat lawan jenis juga dilakukan dengan pemasangan foto yang menarik. Sekitar 11 persen responden wanita mengaku mereka sengaja memasang foto yang provokatif untuk menarik perhatian pria.
Kemudahan akses informasi pada jejaring sosial ciptaan Mark Zuckerberg ini juga membuat 85 persen responden sering tergoda untuk melihat laman FB milik mantan kekasih. Sebanyak 17 persen responden menjawab, setidaknya seminggu sekali mereka mengecek laman FB mantannya.
Sekitar 32 persen responden wanita secara blak-blakan mengakui mereka mencoba berhubungan kembali dengan mantannya melalui FB dan 16 persen dari mereka sebenarnya sudah berstatus sedang menjalin hubungan dengan orang lain.
Bagaimana dengan responden pria? Tak jauh berbeda. Sebanyak 36 persen dari mereka juga mencoba kembali dengan mantannya, dan 1 dari 5 pria ini sudah berpasangan dengan orang lain.


Badai Matahari Meluncur dengan Kecepatan 93 Juta Mil per Jam


Badai Matahari Meluncur dengan Kecepatan 93 Juta Mil per Jam

Republika – Rab, 25 Jan 2012

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Badai Matahari 2012 menyemburkan badai radiasi terkuat dalam tujuh tahun terakhir. Badai Matahari tersebut meluncurkan partikel-partikel radiasi dengan kecepatan mencapai 93 juta mil per jam.
Laporan dailymail.co.uk menyebutkan Badai Matahari membombardir bumi dengan intensitas radiasi terkuat sejak 2005.  Badai Matahari sampai di bumi pada Ahad (22/1) pukul 23.00 Waktu Timur. Badai Matahari menghantam Bumi dengan tiga efek yang berbeda pada tiga waktu yang berbeda.
''Masalah terbesar adalah radiasi yang dapat menimbulkan gangguan satelit dan astronot di ruang angkasa. Hal ini dapat menyebabkan masalah komunikasi untuk penerbangan kutub (transpolar) pesawat,'' kata para ahli.
Radiasi Badai Matahari akan muncul satu jam setelah tiba di bumi pada Ahad. Efeknya mungkin akan terus berlangsung hingga Rabu.
Tingkat radiasinya masuk level kuat, tapi tingkat radiasi lainnya kemungkinan lebih tinggi. ''Ada dua tingkat lebih tinggi dari radiasi pada National Oceanic and Atmospheric Administration. Skalanya adalah 'berat' dan 'ekstrem','' kata fisikawan di Pusat Cuaca Angkasa, Doug Biesecker.
terlepas dari tiga tingkatan radiasi tersebut, Badai Matahari 2012 merupakan badai terkuat sejak Mei 2005. Radiasi dalam bentuk proton itu terbang keluar dari matahari dengan kecepatan 93 juta mil per jam.




6 Manfaat Menjomblo


6 Manfaat Menjomblo

Oleh RealBuzz.com | Yahoo She – Sel, 17 Jan 2012 

Kehidupan para lajang selalu diremehkan. Padahal ketika lajang, kita bisa menari gila-gilaan, menggoda teman kampus yang imut dan kalau diajak pergi keluar negeri — selama uang tidak masalah — kenapa tidak?

Ternyata kehidupan melajang bukan hanya lebih menyenangkan, tapi juga meningkatkan kesehatan. Jadi jangan sedih kalau kamu masih melajang. Senyumlah, karena ini manfaat melajang!

Keuangan lebih kuat
Menikah memang dapat mengurangi biaya sehari-hari, tetapi acara perkawinan itu sendiri memakan banyak biaya. Biaya pernikahan di Inggris rata-rata sebesar 18.500 pounds (Rp 262 juta). Tidak hanya biaya pernikahan yang tinggi, biaya perceraian juga tinggi. Di Inggris besarnya 13.000 pounds (Rp 184 juta).

Apakah ada pengaruhnya terhadap kesehatan? Tentu saja. Orang makmur hidup lebih sehat sepanjang hidupnya, dan mereka hidup lebih lama daripada mereka yang berasal dari kelas ekonomi rendah.

Tubuh lebih sehat
Tampaknya jika kita menikah, kita tidak hanya mendapatkan pasangan tapi juga berat badan ekstra. Sebuah jajak pendapat menunjukkan, hanya 27 persen orang dewasa yang mampu melakukan aktivitas fisik sebanyak 150 menit setiap pekan seperti yang dianjurkan. Dari 27 persen itu, sebagian besar telah menikah. Menurut peneliti AS, 46 persen dari 5.000 orang yang berpartisipasi dalam penelitian tersebut naik 9 kg setelah menikah.

Namun berat badan pria tidak terlalu terpengaruh. Berbeda dengan wanita, berat badan pria justru meningkat ketika bercerai.

Lebih banyak teman
Meninggalkan temanmu untuk sebuah makan malam romantis adalah tanda yang paling jelas dari hubungan yang serius. Walaupun begitu, pertemanan adalah hal yang paling berharga. Sebuah penelitian di Australia yang dilakukan selama 10 tahun menemukan, orang tua yang punya banyak teman hidup lebih lama daripada mereka yang temannya sedikit. Para peneliti Harvard juga menemukan, ikatan sosial yang kuat mampu meningkatkan kesehatan otak seiring berjalannya usia.

Ada lagi penelitian yang membuktikan, mereka yang punya hubungan sosial yang tinggi 50 persen hidup lama. Jadi teman bukan hanya untuk sekedar berbagi rahasia dan berkaraoke bersama.

Jarang bertengkar
Berteriak memaki pasanganmu hingga serak sangat tidak menyenangkan. Banyak risiko kesehatan yang diakibatkan oleh berkelahi dengan orang yang dicintai. Penelitian terbaru menunjukkan, stres pernikahan bisa berdampak buruk bagi jantung. Stres pernikahan juga mempunyai dampak yang lebih buruk bagi wanita dibandingkan pria. Wanita yang memendam emosinya saat bertengkar empat kali mati lebih cepat daripada mereka yang blak-blakan.

Porsi makan lebih kecil
Dongeng selalu bercerita tentang perempuan yang bertemu dengan pria, jatuh cinta, menikah dan hidup bahagia selamanya. Apa yang tidak diceritakan dalam dongeng adalah ketika kita menikah, kita akan makan sebanyak porsi pria dan makanan-makanan berkalori lainnya.

Lebih cepat sembuh
Ternyata menjadi lajang dan jarang bertengkar berpengaruh bagus terhadap kekebalan tubuh. Penelitian yang dilakukan di AS menemukan, luka pada pasangan yang memiliki banyak tekanan pernikahan sembuh lebih lama daripada mereka yang sedikit bertengkar.