Kamis, 07 April 2011

Panjang Umur dengan Konsumsi Susu-Keju?


Mungkin selama ini banyak orang yang percaya bahwa mengonsumsi susu dan keju akan berpengaruh besar pada usia seseorang, artinya susu dan produk susu ini dapat memperpanjang usia. Benarkah demikian?

Jika melihat hasil penelitian terhadap 120.000 orang dewasa di Belanda yang berusia lanjut, tim peneliti menemukan fakta bahwa asupan susu dan keju ternyata tidak berpengaruh besar terhadap usia seseorang.

Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara asupan susu setiap hari oleh kaum pria dan risiko kematian selama masa studi. Sementara untuk wanita, asupan tinggi lemak susu - yang berasal dari mentega dan lemak susu lainnya - dikaitkan dengan peningkatan kecil dalam hal kematian, terutama yang disebabkan oleh penyakit jantung.

Sebaliknya, mengonsumsi produk susu yang mengandung asam lemak tinggi, termasuk yogurt dan krim asam, terkait dengan penurunan kecil terhadap risiko kematian di antara pria dan wanita.

Tak satu pun dari beberapa keterkaitan itu yang membuktikan bahwa produk susu berperan dalam peningkatan atau penurunan risiko kematian. Dan kalaupun ada, efeknya kecil, kata peneliti.

Jadi, temuan ini memberikan sedikit alasan bagi seseorang untuk meningkatkan atau menurunkan asupan susu mereka, kata ketua tim peneliti, Dr. R. Alexandra Goldbohm, dari TNO Quality of Life di Leiden, Belanda.

Peran produk susu, kalaupun ada, terhadap risiko penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya sejauh ini masih belum jelas, tandas tim peneliti.

Di satu sisi, susu berkadar lemak tinggi merupakan sumber lemak jenuh, yang bisa meningkatkan kolesterol dan berkontribusi pada penyakit jantung. Dan beberapa studi, walaupun tidak semua, telah menghubungkan asupan tinggi susu berkadar lemak tinggi dengan peningkatan risiko kanker tertentu, seperti kanker prostat.

Di sisi lain, beberapa studi terbaru menunjukkan bahwa kalsium, protein dan lemak tak jenuh dalam susu mungkin memiliki manfaat kesehatan mulai dari mengendalikan tekanan darah dan berat badan.

Tapi setidaknya ketika berhubungan dengan umur panjang, temuan terbaru ini menunjukkan bahwa produk susu tidak sangat merugikan atau sangat bermanfaat, tulis tim Goldbohm dalam American Journal of Clinical Nutrition.(go4/*)


Oleh Metro TV News | Metro TV – Sel, 1 Mar 2011 


Pria Berperut Buncit Berisiko Alami Kebutaan


STUDI terbaru menemukan bahwa menumpuk lemak di perut pada usia paruh baya secara signifikan dapat meningkatkan risiko kebutaan di kemudian hari.

Hal itu disimpulkan para peneliti di University of Melbourne yang mengatakan bahwa ukuran pinggang yang bertambah bisa membuat seseorang berisiko alami degenerasi makula (AMD), menurut laporan Daily Mail, Jumat (1/4). Degenerasi makula adalah suatu keadaan dimana makula mengalami kemunduran sehingga terjadi penurunan ketajaman penglihatan dan kemungkinan akan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan sentral. Bahkan, sedikit penambahan ukuran pinggang juga tampaknya meningkatkan risiko AMD hingga 75 persen.

Namun, perempuan tampaknya tidak terpengaruh oleh hal ini. Perbedaan antara kedua jenis kelamin itu karena hadirnya hormon estrogen pada perempuan .

Lemak pada perut melepaskan estrogen ke dalam tubuh. Berdasarkan hasil studi terhadap hewan, hormone ini bisa menyebabkan peradangan pada aliran darah di belakang mata.

Karena perempuan memiliki tingkat estrogen yang lebih tinggi jadi efek ini tak terlalu berdampak.

Para peneliti telah memantau perubahan lingkar pinggang pada sekitar 21 ribu pria dan perempuan berusia antara 40 dan 69 tahun selama beberapa tahun dan melacak adanya diagnosis AMD. "Ada bukti bahwa peradangan kronis pada mata bisa menyebbakan AMD. Obesitas ditengarai merupalan pemicu peradangan tersebut," kata para ilmuwan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahkan perubahan kecil di pinggang pria bisa menyebabkan peningkatan tajam dalam risiko peradangan tersebut. (MI/ICH)


Oleh Metro TV News | Metro TV – Sel, 5 Apr 2011 

Makanan untuk Kulit Lembut Sehat Bercahaya


Mendapatkan kulit yang cantik, sehat bercahaya bukanlah hal yang sulit, jika ada usaha. Ada sejumlah makanan yang bisa Anda konsumsi untuk mendapatkan kulit halus nan bercahaya seperti dilansir WebMD:

1. Minyak zaitun.
Minyak zaitun murni dipercaya dapat membuat kulit lembut bercahaya dibandingkan jenis minyak lainnya. Minyak ini membantu melubrikasi kulit dan membuatnya terlihat sehat bercahaya.

2. Teh hijau
Teh hijau memiliki banyak manfaat, antara lain menghentikan peradangan, memperlambat kerusakan DNA, dan membantu mencegah kulit terbakar sinar matahari.

3. Asam lemak omega 3
Asam lemak esensial seperti omega 3 dan omega 6 membantu menghasilkan penghalang minyak alami pada kulit, menjauhkan kulit dari kekeringan dan kelebihan minyak. Asam lemak esensial merupakan lemak penting yang membuat kulit lebih halus dan terlihat lebih muda. Sumber asam lemak esensial termasuk minyak zaitun, kanola, minyak kenari dan ikan salmon, sardin juga mackerel.

4. Vitamin E
Vitamin E adalah antioksidan yang menjadi perisai kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Vitamin E juga berfungsi sebagai antiperadangan dan peningkat sistem imun. Sumber makanan yang kaya vitamin E antara lain minyak sayur, kacang, biji-bijian, zaitun, bayam, asparagus dan sayuran hijau.

5. Vitamin C
Vitamin C  membantu melindungi kulit dari sinar matahari. Vitamin ini juga membantu memperbaiki kerusakan yang diakibatkan radikal bebas, yang merusak serat penguat kulit seperti kolagen dan elastin. Sumber vitamin C yang luar biasa antara lain paprika, buah jeruk, pepaya, kiwi, brokoli, sayuran hijau.

6. Vitamin A
Ingin kulit yang cemerlang tanpa kusam? Konsumsilan buah dan sayur berwarna oranye seperti wortel atau kantalop. Buah dan sayur tersebut kaya vitamin A, yang membantu melembabkan kulit bagian dalam. Sumber vitamin A lainnya adalah sayuran hijau, telur dan susu rendah lemak seperti keju.

7. CoQ10: Koenzim Q10
CoQ10 merupakan antioksidan kuat yang secara alami dibuat di dalam tubuh. Koenzim ini melindungi kulitdan sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. CoQ10 juga terlibat pada produksi energi dan fungsi sistem imun. Sumber utama CoQ10 antara lain salmon dan tuna, hati dan gandum utuh.

8. Selenium
Selenium adalah trace mineral yang membantu melidungi sel-sel kulit dari kerusakan radikal bebas. Diduga selenium juga berperan dalam mencegah kanker kulit. Sumber makanan yang kaya selenium antara lain kacang brazil, jamur, udang, biri-biri, tuna, salmon. Selenium juga ditemukan pada daging sapi yang dimasak, turam, sardin, kepiting dan pasta gandum.

9. Air
Hal yang tidak boleh dilupakan untuk kulit cantik bercahaya adalah air. Air menjaga kelembaban kulit, mengurangi tampilan garis halus dan keriput. Air juga membantu sel menyerap zat gisi dan membuang racun, memperlancar sirkulasi dan aliran darah, membuat kulit terlihat bercahaya. Minum air putih secukupnya, minimal 8 gelas sehari.(go4/*)



Oleh Metro TV News | Metro TV – Sel, 5 Apr 2011