Kamis, 07 Juli 2011

Ini Dia Manfaat Lain ASI: Mencegah Perilaku Buruk Anak Di Kemudian Hari


REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Hanya empat bulan menyusui dapat mengurangi risiko anak-anak menjadi bersikap buruk hampir sepertiganya, kata hasil penelitian.
Penelitian yang sama menemukan, 16 persen anak-anak yang dibesarkan dengan  susu formula dalam empat bulan pertama kehidupannya memiliki masalah termasuk kecemasan, berbohong, mencuri, dan hiperaktif - lebih dari dua kali lipat mereka yang mendapatkan ASI untuk kurun yang sama.
Ketika pengaruh lainnya diperhitungkan, seperti latar belakang sosial dan ekonomi, pengurangan risiko masalah perilaku pada usia lima tahun disebabkan oleh menyusui 30 persen, menurut penelitian Universitas Oxford.
Studi yang dilakukan terhadap 9.500 ibu dan bayi ini dipimpin oleh Dr Maria Quigley, dari The National Perinatal Epidemiology Unit di Oxford University. Quigley mengatakan kemungkinan alasan untuk temuan termasuk interaksi antara ibu dan anak karena kontak fisik dekat dari usia dini.
Dalam studi itu, bayi yang diteliti yang mendapatkan sedikitnya empat bulan ASI. Orang tua diminta untuk mengisi kuesioner yang dirancang untuk menilai perilaku anak-anak mereka pada usia lima tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 persen anak-anak dengan susu formula dan 6 persen anak-anak disusui diberi skor abnormal, yang menunjukkan masalah perilaku.
 Quigley berkata, "Kami menemukan bahwa anak-anak yang diberi ASI selama minimal empat bulan kurang cenderung memiliki masalah perilaku pada usia lima tahun. Namun demikian, pengamatan yang mungkin belum akibat langsung dari menyusui - itu bisa saja ke sejumlah faktor," katanya.
Ibu baru disarankan untuk menyusui selama enam bulan pertama untuk melindungi bayi mereka dari kembung perut, infeksi dada, asma, eksim, dan alergi. Inggris merupakan negara dengan  tingkat menyusui terendah di Eropa, dengan hampir satu dari tiga ibu-ibu baru tidak pernah mencoba memberikan ASI pada bayinya.



Republika – Sel, 10 Mei 2011