Senin, 11 Juli 2011

Ngaben Tikus, Tradisi Unik di Bali

Liputan6.com, Badung: Ngaben ternyata bukan hanya upacara pembakaran jenazah manusia. Di Badung, Bali, ada ritual unik dengan nama yang sama, yakni ngaben bagi hewan tikus. Hal itu yang dilakukan warga Desa Seseh Cemagi Mengwi, Bali, baru-baru ini.
Warga di sana menggelar ngaben bagi tikus yang disebut dengan uapcara Mritake Mrana Tikur. Acara tersebut digelar di tepi Pantai Seseh Badung.
Ratusan warga, termasuk petani dan pengurus subak, berkumpul mengikuti upacara. Sedikitnya ada seribu ekor tikus hasil tangkapan warga di sekitar sawah yang dikumpulkan.
Sebagai penghormatan terhadap tikus yang telah dibunuh, maka manusia wajib mengembalikan rohnya ke sisi Tuhan dengan cara seperti melakukan ritual ngaben terhadap manusia. Tradisi tersebut dipimpin langsung tokoh agama Hindu. Upacaranya juga digelar dengan berbagai perlengkapan sesaji yang biayanya mencapai Rp 400 juta. Semuanya hasil swadaya masyarakat setempat dibantu Pemerintah Kabupaten Badung.
Warga berharap, setelah upacara ngaben ini, hama tikus tidak lagi mengancam dan menggangu padi atau tanaman para petani. Dengan begitu terciptalah kehidupan damai antara manusia dan hewan.(ULF)


Liputan 6 – Rab, 16 Mar 2011


http://id.berita.yahoo.com/ngaben-tikus-tradisi-unik-di-bali-20110315-172610-618.html